Misstravelerefa

Misstravelerefa

August 31, 2014

Gara-Gara Airasia!


Saya mau menyalahkan Airasia! Gara-gara tagline "Now Everyone Can Fly", saya yang pecinta traveling ini jadi bisa jalan-jalan dan terbang melewati pulau naik pesawat :D

Sejak kecil saya suka melihat acara TV mengenai jalan-jalan, melihat indahnya "dunia luar", saya pikir yah saya harus sukses dulu, banyak uang, baru nanti bisa jalan-jalan. Karena jaman saya kecil dulu, harga tiket pesawat masih mahal dan hanya bisa dibeli untuk kalangan menengah keatas. Tapi siapa yang sangka? Jaman sekarang semua orang bisa terbang! Baik dari kalangan apapun, latar belakang apapun dan umur berapapun. Tagline Airasia "Now Everyone Can Fly" tidak muluk-muluk dan hanya sekedar janji semata. Hal ini saya buktikan sendiri, karena saya adalah mahasiswa yang baru saja lulus, belum kerja, tapi sudah beberapa kali bepergian keluar kota dan pulau dengan naik pesawat :)

Bukan karna keluarga saya konglomerat jadi sering naik pesawat atau saya anak kuliahan yang rajin part-time jadi banyak uang untuk pergi-pergi. BUKAN! Tapi karna Airasia adalah low cost airline atau pesawat dengan harga murah yang sangat terjangkau untuk anak kuliahan yang ngekos seperti saya :D
Apalagi Airasia suka memberi "kejutan" dengan promo-promo kursi gratis atau harga yang sangat tidak masuk akal! Seperti tahun lalu saya dapat tiket sangat murah dari Surabaya ke Makasar one way hanya Rp 5000/orang untuk keberangkatan bulan Maret 2014!! Serius nih masa naik pesawat SUB-UPG lebih murah daripada naik ojek dari Sudirman ke Bundaran HI sih? Sangat tidak masuk akal kan?

Saya tidak mau membuang kesempatan ini, saya langsung mengajak teman saya pergi ke Makasar dengan harga sangat murah! Tapi perginya tahun depan, saya juga tidak tahu pasti ada kegiatan apa di kampus. Ah pikir saya gampanglah tinggal cuti saja. Kapan lagi ada kesempatan 'bersejarah' seperti ini? Lagipula memang niat saya keliling Indonesia. Saya belum pernah menginjakkan kaki ke Sulawesi, saya juga ingin sekali datang ke Tana Toraja, salah 1 tempat yang dilindungi UNESCO. Apalagi membayangkan Konro, Coto Makasar, Es Pisang Ijo, hhmmmm...
Akhirnya saya beli 2 tiket SUB-UPG PP dengan harga hanya Rp 10.000/orang diluar bagasi! OK, Makasar I'm coming....




Katanya gak ada foto = hoax
Di Tana Toraja, SulSel
Ketika saya harus melakukan job training dari kampus ke Bali dan dapat hasil pengumuman yang mendadak yang mengharuskan secepatnya kesana, saya juga naik pesawat Airasia. Ini enaknya naik Airasia, walaupun beli tiketnya H-3 harga tetap terjangkau, berbeda sama tiket pesawat lainnya yang harganya beda jauh bisa tiga kali lipat dari Airasia!

Satu hal lagi yang saya suka dari Airasia, walaupun low cost airline, tapi tidak menyampingkan kualitas pelayanannya. Pramugarinya sopan dan ramah, teknologi yang digunakan juga semakin canggih dengan adanya alat check-in machine sendiri di bandara, sehingga tidak perlu berlama-lama ngantri untuk check-in.


Rafting di Sungai Telaga Waja, Bali
Gara-gara Airasia, anggapan jalan-jalan itu mahal sekarang sudah tidak berlaku. (Karena semua orang bisa naik pesawat dari kalangan apapun.)

Gara-gara Airasia, semua orang jadi bisa terbang naik pesawat.
(Mau muda, tua, anak kecil, anak kuliah, karyawan, semuanya...)

Gara-gara Airasia, saya tidak perlu capek-capek di jalan berhari-hari ke Bali. (Kebayang dong kalo dulu demi harga murah, naik bus malam dari Jakarta ke Bali selama 2 hari 1 malam.)

Gara-gara Airasia, saya tidak habisin banyak uang buat naik pesawat.
(Gak dimarahin sama orang tua karna gak minta banyak uang buat jalan)

Gara-gara Airasia, saya jadi tambah kecanduan jalan-jalan.
(Ini nih yang 'bahaya'! Jadi ngikutin jejak Trinity hehe..)

Gara-gara Airasia.... Saya mau berterima kasih karena saya jadi lebih berani bermimpi untuk keliling dunia!

Semua gara-gara Airasia sih, now I can fly ...


Apakah gara-gara Airasia, saya jadi bisa ke Nepal juga?
__________________________________________________________________________

Tulisan ini di dedikasi untuk mengikuti lomba blog 10 tahun Airasia

continue reading "Gara-Gara Airasia!"

March 03, 2014

Cara Membatalkan Tiket Kereta Api


Postingan ini dibuat berawal dari saya yang bingung gimana caranya refund tiket kereta api yang batal saya naikin. Semoga postingan ini bermanfaat buat kalian yang mau batalin tiket juga yaa..  


Seperti yang kita ketahui, sekarang kita bisa pesan tiket KA secara online 90 hari sebelum keberangkatan. Tapi bagaimana kalau ternyata dekat hari H kita tidak jadi naik KA yang sudah dipesan? Yah batalkan saja :)


Saya sendiri sudah pesan tiket kereta api secara online dari Stasiun Gubeng, Surabaya menuju Stasiun Kiara Condong, Bandung. Tapi karna jam keberangkatan pesawat saya menuju Surabaya di reschedule, dengan terpaksa saya harus membatalkan tiket KA yang sudah saya pesan.

Pembatalan tiket dapat dilakukan minimal 30 menit sebelum keberangkatan untuk kereta api jarak jauh dan menengah di semua kelas pelayanan dan dapat dilakukan di stasiun manapun. Fiiuuhh.. Syukurlah, tadinya saya pikir harus di stasiun tempat kita akan berangkat ternyata tidak :)
Jangan lupa akan kena biaya bea pembatalan sebesar 25%.

Kamu cukup datang ke stasiun terdekat, jangan lupa bawa fotokopi identitas diri dan lebih baik print tiketnya. Lalu datang ke loket tempat perubahan jadwal atau pembatalan tiket dan anda akan dikasih formulir pembatalan tiket.

Form pembatalan tiket
Kamu akan disuruh isi identitas diri, nomor booking dan nomor seri. Nomor seri bisa didapat dengan cara meminta bantuan customer service untuk ngeprint tiketnya.
Kamu juga akan ditanya mau dikembalikan uangnya dengan cara tunai atau transfer? Pasti enakan transfer dong gak usah balik lagi ke stasiun. Tapiii... prosesnya lebih cepat kalau diambil secara tunai. Kalau kita ambil secara tunai 30 hari dari pengajuan pembatalan tiket kita bisa langsung ambil di stasiun. Kalau minta transfer bisa lebih dari 45 hari :(
So, aman nya ambil tunai aja.

Bagi kamu yang mau merubah jadwal keberangkatan juga bisa dilakukan di loket yang sama dan perubahan jadwal paling lambat 60 menit sebelum keberangkatan dan dikenakan biaya bea perubahan jadwal 25% juga dari harga tiket.


Jadi udah gak galau lagi kan uang tiketnya bisa di refund apa gak?  
Kalau postingan ini bermanfaat untuk kamu, monggo di comment :)


Adios!
continue reading "Cara Membatalkan Tiket Kereta Api"

February 21, 2014

Goa Unik di Labuan Bajo



Siapa yang sangka di kota pelabuhan Labuan Bajo terdapat objek wisata selain pantai? Saya sendiri sebenarnya bukan penggemar Goa. Tapi goa satu ini memiliki keunikan yang berbeda dengan goa lainnya yang patut anda datangi. Namanya adalah Goa Batu Cermin. Mungkin anda mulai berpikir kenapa namanya Goa batu Cermin? Apa ada cermin di dalamnya? Jadi bisa ngaca gitu? Nope. Sama sekali tidak ada cermin dan boro-boro bisa ngaca wong gelap gulita gitu 

          Goa Batu Cermin terdapat di kota Labuan Bajo, kabupaten Manggarai Barat. Waktu saya kesana pada bulan April 2013, goa ini belum dapat perhatian yang cukup dari pemerintah. Sayang banget yah.. Padahal jaraknya sangat dekat dari pusat kota, tapi gak ada papan penunjuk jalan dan kalo nanya sama masyarakat sekitar, mereka juga banyak yang tidak tahu dimana Goa Batu Cermin 


Jalan menuju Goa
Foto: Kompasiana
Setelah membayar tiket, kami mendapatkan helm agar kepala tidak terbentur stalaktit goa, senter dan kami dipandu oleh satu orang pemandu. Di sepanjang perjalanan menuju goa, banyak terdapat bambu-bambu yang melengkung dikarenakan roboh oleh angin, tapi uniknya berbentuk seperti terowongan sehingga lumayan melindungi kulit kami dari sinar matahari yang sangat terik di Labuan Bajo.

Pemandu membawa senter
Penemu goa ini adalah Theodore Verhoven, seorang pastor Belanda yang juga seorang arkeolog pada tahun 1951. Verhoven menyimpulkan goa ini dulunya berada di bawah laut berdasarkan temuan koral dan fosil satwa laut yang menempel di dinding goa. Pemandu kami pun bilang banyak ukiran di dinding goa yang menyerupai patung seperti patung Bunda Maria, fosil kura-kura laut, patung monyet.

Stalaktit dalam Goa
Foto: Kompasiana
Dinding goa yang menyerupai bentuk monyet
Dinamakan Goa Batu Cermin karna sekitar pukul 9 pagi hingga 12 siang, cahaya akan masuk dari lubang kemiringan tertentu, memantulkan sinar ke dalam dan direfleksikan oleh dinding goa sehingga terang benderang. Jika terjadi saat musim hujan dan ada genangan air dibawah lantai goa maka akan terpantul sempurna seperti cermin. 

Lubang goa yang dapat dimasuki cahaya
Hhmm penasaran? Mesti lihat sendiri ke dalam goa! 


Harga Tiket Masuk (HTM)
Wisatawan domestik IDR 10.000
Wisatawan Mancanegara IDR 20.000
continue reading "Goa Unik di Labuan Bajo"

February 14, 2014

Makanan Murah Meriah di Bali

Siapa sih yang gak suka liburan ke Bali? Pulau Dewata yang memberikan berbagai macam objek wisata untuk dikunjungi, aktivitas wisata yang dapat dilakukan, pemandangan yang indah dan menjadi destinasi terfavorit dan paling terkenal oleh wisatawan domestik maupun wisatawan mancanegara di Indonesia. Bahkan saya suka heran sendiri kalau ada orang Indonesia yang belum pernah ke Bali. Aduuh hari gini belum pernah ke Bali kemana aja dong? *Uups maaf hehehe ^^v #peace

Di Bali selain pantai-pantainya yang menjadi banyak incaran bule untuk berjemur, budayanya yang khas, ada banyak juga makanan-makanan khas Bali yang wajib dicobain! *sluurrpp
Rata-rata makanan khas Bali murah meriah loh! Nasi campurnya aja cuma sepuluh ribuan udah dapat banyak dan komplit. Waah betah banget deh wisata kuliner di Bali!
Oh ya, bagi kalian yang muslim harus berhati-hati memilih makanan Bali. Karena mayoritas makanan Bali itu non-halal karena menggunakan daging babi. Tapi jangan khawatir.. Ada juga kok makanan khas Bali yang halal seperti ayam betutu.

Ok, langsung saja saya review beberapa makanan khas Bali yang murah meriah dan enak!
kata Mas Bondan sih "mak nyoosss!"
Murah disini kategori harga makanan nya dibawah Rp 30.000
Maaf ya kebanyakan yang saya review makanan khas Bali yang non-halal (yang 'haram' emang lebih enak hehehe)..

1. Sate Plecing Arjuna


Buat yang ga bisa makan pedes jangan berani coba!
Sate Plecing Arjuna terletak di Jl. Arjuna no 32, Denpasar. Emang sih tempatnya gak besar, dan di tikungan jalan. So, parkirnya juga di pinggir jalan jadi kalo rame agak repot nyari parkir. Tapi worth it deh buat dicobain! Sate nya ada sate ayam dan sate babi dan ada juga baso. Bisa juga pesen sate campur kalo mau cobain sate ayam dan babi. Harganya cuma Rp 20 ribuan/porsi :)

2. Warung Makan Bu Kadek Wati



Warung Makan Bu Kadek Wati atau yang biasa dikenal dengan Warung Liku berada di Jl. Gatot Subroto Tengah no. 59 D, Denpasar. Walaupun kelihatannya simple, tapi nasi campur nya enak bangeeet! Saya sendiri suka banget sama sambal bawangnya! Kita bisa pilih mau daging ayam atau daging babi dan harga seporsi cuma Rp 10 ribuan!

3. Warung Babi Guling Bali Tulen


Jelas sekali kalo makanan ini non-halal. Warung Babi Guling Bali Tulen terdapat di jalan Imam Bonjol. Nah maaf ya alamat pastinya saya kurang tau juga, soalnya kayanya gak ada nomor alamatnya :(
Tempatnya di pinggir jalan, warung bambu gitu. Seporsi murah banget cuma Rp 10 ribuan udah paket lengkap nasi, sate lilit, lawar, kerupuk kulit babi, daging babi, kulit babi dan sup nya. Wiiihh bener-bener murah meriah kan?!

4. Jaja Bali

Sumber: The Jakarta Post
Jaja Bali atau kue bali bisa ditemukan di pasar-pasar tradisonal Bali. Biasanya sih dijual pagi hari dan kue ini rasanya manis banget karna dituangin gula merah diatasnya.
Kisaran harga Rp 3000- Rp 5000/porsi.

5. Siobak


Waaah saya paling suka yang ini! Siobak itu makanan khas dari Singaraja (kota di Bali Utara). Daging babi sama kerupuk kulit babi dituang sama bumbu tauco dan pakai acar hhmmmm enak banget! Tapi jangan khawatir bagi kalian yang berada di Denpasar, ada juga kok Warung Rama Siobak Singaraja di jalan Letda Made Putra no. 56. Memang sih harganya lebih mahal dibanding di Singaraja. Tapi daripada ke Singaraja 2 jam loh jalannya dari Denpasar hehe..
Harga di Denpasar sekitar Rp 20 ribuan/porsi.

Naah udah tau kan makanan khas Bali yang murah meriah? Yuuk langsung cobain kuliner nya! :)

MORE STORIES ABOUT BALI
continue reading "Makanan Murah Meriah di Bali"

November 08, 2013

Mangrove Forest in Bali


Apa yang kalian pikirkan ketika mendengar kata "hutan mangrove"? Hutan yang berfungsi untuk menjaga kelestarian alam? Tempat yang membosankan untuk dikunjungi?
Awalnya saya juga tidak terlalu tahu dan tertarik untuk datang ke hutan mangrove, namun karena tidak ada kerjaan pas weekend, jadilah saya sama teman-teman datang kesini.

What do you think when you hear word "mangrove forest"? Forest that serves to sustain the environment? Such a boring place to visit?
At first, I did not know really know nor interested to come to mangrove forest, but because there was nothing to do on weekend, me and my friends went there.

Tempatnya dekat dengan jalan tol diatas laut yang baru dibangun di Bali dan harganya juga sangat murah hanya Rp 5000/orang.

The location is near to the highway above the sea that is newly constructed in Bali and the entry price is also very cheap only IDR 5000/person.

Hutan mangrove adalah hutan yang tumbuh diatas rawa-rawa berair payau yang terletak pada garis pantai dan dipengaruhi oleh pasang surut air laut. Hutan mangrove ini sangat penting karena memiliki manfaat untuk melindungi garis pantai dari abrasi/pengikisan, serta meredam gelombang besar termasuk tsunami. Sumber: Wikipedia

Mangrove forest is a forest that grows on brackish water marshes located on the shoreline and is influenced by the tide of the sea level. The mangrove forest is very important because it has the benefit of protecting the coastline from abrasion/erosion, and reduce the huge waves, including tsunami. Source: Wikipedia


Roots?
Ternyata tempatnya oke juga bahkan banyak orang-orang terutama anak muda buat foto-foto. Dan tau gak siihh... Tempat ini fotogenik juga loh! Kirain orang aja yang fotogenik.. Pantesan suka dijadiin tempat prewedding.

This place is good enough and many people especially teenager come to take pictures. And do you know? This place also photogenic! I think only people can photogenic.. That's why this place can be a location for prewedding photoshoot.



Yuk kita jaga lingkungan kita!

Let's take care of our environment! 

continue reading "Mangrove Forest in Bali"