Siapa yang sangka di
kota pelabuhan Labuan Bajo terdapat objek wisata selain pantai? Saya sendiri
sebenarnya bukan penggemar Goa. Tapi goa satu ini memiliki keunikan yang
berbeda dengan goa lainnya yang patut anda datangi. Namanya adalah Goa Batu
Cermin. Mungkin anda mulai berpikir kenapa namanya Goa batu Cermin? Apa ada
cermin di dalamnya? Jadi bisa ngaca gitu? Nope. Sama sekali tidak ada cermin
dan boro-boro bisa ngaca wong gelap gulita gitu
Goa Batu Cermin terdapat di kota Labuan Bajo, kabupaten Manggarai
Barat. Waktu saya kesana pada bulan April 2013, goa ini belum dapat perhatian
yang cukup dari pemerintah. Sayang banget yah.. Padahal jaraknya sangat dekat
dari pusat kota, tapi gak ada papan penunjuk jalan dan kalo nanya sama
masyarakat sekitar, mereka juga banyak yang tidak tahu dimana Goa Batu Cermin
![]() |
| Jalan menuju Goa Foto: Kompasiana |
Setelah membayar
tiket, kami mendapatkan helm agar kepala tidak terbentur stalaktit goa, senter
dan kami dipandu oleh satu orang pemandu. Di sepanjang perjalanan menuju goa,
banyak terdapat bambu-bambu yang melengkung dikarenakan roboh oleh angin, tapi
uniknya berbentuk seperti terowongan sehingga lumayan melindungi kulit kami
dari sinar matahari yang sangat terik di Labuan Bajo.
| Pemandu membawa senter |
Penemu goa ini adalah Theodore Verhoven, seorang
pastor Belanda yang juga seorang arkeolog pada tahun 1951. Verhoven menyimpulkan goa ini dulunya berada di bawah
laut berdasarkan temuan koral dan fosil satwa laut yang menempel di dinding
goa. Pemandu kami pun bilang banyak ukiran di dinding goa yang
menyerupai patung seperti patung Bunda Maria, fosil kura-kura laut, patung
monyet.
![]() |
| Stalaktit dalam Goa Foto: Kompasiana |
| Dinding goa yang menyerupai bentuk monyet |
![]() |
| Lubang goa yang dapat dimasuki cahaya |
Hhmm penasaran? Mesti lihat sendiri ke dalam goa!
Harga Tiket Masuk (HTM)
Wisatawan domestik IDR 10.000
Wisatawan Mancanegara IDR 20.000
Biaya pemandu IDR 10.000/orang
MORE STORIES ABOUT FLORES
MORE STORIES ABOUT FLORES







