Hello!! I’m back! Lama gak ngetik blog nih aduh lama absen hehehe.. Blog kali ini akan menceritakan perjalanan saya dan teman-teman ke Kampung Inggris pada tanggal 9 Juli 2011 kemarin. Udah lama ya perginya baru ngeblog? Gapapalah ya lebih baik terlambat daripada gak sama sekali hehehe (ngeles…).
Sebelumnya saya mau cerita dulu nih tentang kampung inggris. Kampung Inggris terletak di desa Tulungrejo, kecamatan Pare, kabupaten Kediri, Jawa Timur. Kenapa dinamakan Kampung Inggris? Karena di desa Pare ini ada banyak (sekitar puluhan) tempat les inggris. Tempat les inggris ini juga menyediakan fasilitas tempat tinggal seperti asrama yang para pesertanya dapat memilih untuk tinggal selama 2 minggu atau 1 bulan bahkan lebih. Untuk mengisi libur akhir semester kami selama 1 bulan, kami berencana kursus inggris selama 2 minggu di Kediri. Nah berikut akan saya ceritakan perjalanan saya dari Bandung menuju Kediri…
Dari Bandung saya beserta ketiga teman saya menuju stasiun Kiara Condong naik untuk menuju stasiun Kediri. Sekitar 3 hari sebelumnya kami sudah beli tiket kereta Malabar Express kelas ekonomi rangkaian eksekutif sih Rp 125.000/org tapiiii karena ketinggalan kereta 15 menit hangus sudah tiket kita! :’( Akhirnya kami membeli tiket ekonomi seharga Rp 35.000/org (jauh banget ya harganya? Fasilitas juga pasti berbeda) yang pada saat itu masih bebas tempat duduk (mulai tanggal 10 Juli 2011 sudah tidak bebas tempat duduk). Jadi, siapa yang cepat dia yang dapat kursi. Kalo ga dapat? Yah duduk aja dilantai.. (Hwaaa ga bisa ngebayangin!) Akhirnya supaya dapat tempat duduk, kami beli tiket kereta seharga Rp 1000/org menuju stasiun Parahyangan. Karena kereta yang akan kami naiki startnya dari Parahyangan (pasti belum rame orang dong-supaya dapat tempat duduk). Pengalaman memang tak ternilai harganya!! Pengalaman pertama saya naik kereta kelas ekonomi yang sangat merakyat dari stasiun Kiara Condong menuju stasiun Parahyangan! Kereta sangat penuh sesak sehingga bagi orang seperti kita yang gak kebagian kursi, kita berdiri sepanjang perjalanan. Pengap, panas, sesak jadi satu apalagi ditambah pedagang yang lalu lalang ditengah sempitnya penumpang! Hffff…. Puji Tuhan akhirnya kita sampai di Stasiun Parahyangan dan naik kereta yang masih sepi sehingga masih banyak kursi kosong :)
Setelah 16 jam perjalanan akhirnya kami sampai di Stasiun Kediri. Dengan tampang kucel, capek, kebelet pipis, masuk angin dan kaki bengkak (Kenapa masuk angin? Soalnya kita tidurnya mangap duduk samping jendela jadi masuk angin deh! Haha.. Kenapa kaki bengkak? Maklum perjalanan jauh 16 jam dikereta kita gak bisa kemana2, duduk terus jadi peredaran darah ga lancar bengkak deh kakinya :)) Here we come!! Lega sampe juga di Kediri. Tapi perjalanan kami belum selesai. Untuk menuju Kampung Inggris dari stasiun kami naik becak menuju mini bus yang tersedia ke kampung inggris. Kami naik 2 becak yang harganya rp 5000/becak.
Lalu kami naik mini bus seharga rp 7000/org langsung diantar sampai didepan salah satu tempat kursus inggris yang sudah kami booking sebelumnya. Kalau ingin lebih murah bisa juga naik bis Puspa Indah menuju kampong inggris seharga Rp 3000/org tapi kami tidak tahu diantar sampai mana makanya lebih aman naik mini bus yang sudah pasti tujuannya. AKHIRNYA saudara-saudara *jeng jeng jeng* sampai juga kami di Global English (GE)! Kenapa kami memilih Global English? Karena pas browsing tentang kampong inggris GE inilah yang paling lengkap informasinya dan mudah dicontact (Marketingnya bagus kali yah? :p), kami sudah DP dulu via transfer sebelum datang untuk kepastian asrama.
Sampai di GE, kami mengisi biodata dan memilih 3 program dari seluruh program yang tersedia. Saya sendiri memilih speaking, pronunciation, and listening II. Masih ada program lain seperti grammar, vocabulary, writing dan TOEFL or IELTS. Untuk speaking ada level 1-4. Untuk mengetahui kita berada dilevel mana, kita melakukan oral test dan saya dapat speaking 3 :)
Kegiatan kami selama kursus di GE: kursus diadakan setiap hari Senin-Jumat. Sabtu dan Minggu free. Kelas berbeda-beda jamnya sesuai program yang kita pilih. Setiap kelas sekitar satu setengah jam dimulai pukul 07.30. Bagi yang menginap di dormitory, setiap hari Senin-Jumat ada kelas pukul 05.00 pagi untuk belajar expressions dan malam sekitar pukul 19.00 setiap hari berbeda-beda (speech, debate, art club, etc). Setiap siang hari selama Senin-Jumat terdapat extended class untuk kelas tambahan dari program yang kita pilih dan selama kursus diwajibkan berbicara bahasa Inggris! Kelas tidak hanya didalam ruangan tapi juga outdoor. Pokoknya asik deh..
Selama di Kediri kami menyewa sepeda. Harga sepeda cukup murah hanya dengan uang Rp 50.000 sudah bisa menyewa sepeda untuk 1 bulan. Jika ingin sepeda yang lebih bagus cukup dengan uang Rp 100.000/bulan. Karena kami hanya 2 minggu kami menyewa sepeda dengan harga Rp 30.000. Kemana-mana kami pergi mengendarai sepeda. Karena terkadang tempat les dan dormitory agak jauh dan kelas pun berpindah-pindah tidak hanya disatu tempat makanya kita membutuhkan sepeda.
Biaya hidup di Kampung Inggris bisa dibilang relatif murah dibandingkan diperkotaan seperti Bandung dan Jakarta. Cukup dengan Rp 3000 kita sudah bisa sarapan dengan nasi kuning. Namun bagi saya pribadi, saya cukup bosan dengan jenis makanan yang seragam di kampung inggris. Always noodles, fried rice, soto and chicken.. (I want something else!). Oh ya, kalo kesini jangan lupa minum es tebu sama jus. Es tebu tersedia disepanjang jalan dan harganya cuma Rp 1000/gelas kok! Apalagi diminum pas siang bolong hmmm segeer! Trus jusnya disini juga murah-murah loh. Asli jus lagi! :) Bagi yang malas cuci baju bisa dilaundry. Harga laundry juga murah banget trus bersih lagi! Cuma Rp3500/kg sudah bisa diambil selama 2 hari. Di Kampung Inggris juga terdapat distro, toko oleh-oleh makanan khas Kediri, tempat karaoke, dan studio foto walaupun gak sebesar diperkotaan tapi ok lah buat karaokean sama foto-foto. Jadi jangan takut bosan di kampung inggris :)
Manfaat yang saya dan teman-teman rasakan kursus di kampung inggris selain membuat kami berani berbicara bahasa inggris (karena diwajibkan ngomong pake inggris, kalo gak kena denda di dormitory :p), pronunciation saya jadi better and I have a lot of new friends! Many comers come to kampong inggris for improve their English. Enaknya lagi nih Sabtu dan Minggu kan free bisa dipakai buat liburan juga! Seperti saya pergi ke Jatim Park Malang dan Simpang Lima Gumul. So, what are you waiting for? Come to Kampung Inggris! Daripada bingung liburan mau kemana dirumah aja gak jelas :)
Tips:
- Jangan pernah ketinggalan kereta/bis! Be in time.
- Pakai baju yang nyaman dipakai soalnya siang hari panas banget dan menjelang subuh dingin.
- Bagi yang takut hitam bawa topi, jaket atau sunblock kalau bepergian naik sepeda.
- Bawa kamera buat foto-foto J
- Bawa sprei, dll kalau mau ngekost (gak di dormitory).
- Bawa uang secukupnya selama disana kalau malas ambil uang di ATM. Soalnya ATM cukup jauh jadi lumayankan keliling naik sepeda disiang hari yang mataharinya terik)
- Bagi yang mau makanan ‘berbeda’ (gak itu-itu saja) bisa pergi keluar dari kampung inggris tapi agak jauh.
- Di kampung inggris terdapat toko buku yang menjual buku-buku, kamus, novel murah-murah! So, bagi yang hobi baca bisa bawa uang lebih untuk beli buku.
- Hati-hati kalo mau naik becak, tanya-tanya harga dulu soalnya suka dimahalin.
If you don't mind, please comment my blog. Thanks..
GBu :)




wah bener banget tuh tips nya, atmnya jauuuuhhhh banget
ReplyDeletedi jalan Brawijaya sekarang sudah ada ATM kak
DeleteThx info update nya :)
DeleteYup. Thanks Intan :)
ReplyDeleteWah infonya keren fa.. Anyway berapa biaya kursus disana? Terus pake asrama berapa juga? Thx dear :))
ReplyDeleteinfo kampung inggris silahkan klik www.kampung-inggris.co.id
Delete@balimous: Hai Yu.. Pas itu aku kursusnya di Global English, biayanya sekitar Rp 250.000/2 minggu atau rp 500.000/bulan. Harganya sudah termasuk asrama kok :)
ReplyDelete